Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Islam Desak Pemerintah Hentikan Kriminalisasi Ulama, Aktivis dan Gerakan Dakwah

Risalahnews.com,--Ratusan massa dari Aliansi Pemuda dan Mahaiswa Islam Bandung menggelar aksi di depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro Kota Bandung, Senin (22/5/2017).

Dalam aksi  yang berjalan dengan tertib tersebut para orator menyoroti beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai tidak lagi memihak pada kepentingan rakyat.

Beberapa orang perwakilan massa umat Islam juga menemui komisi V DPRD Jawa Barat untuk menyampaikan aspirasinya.

Ada lima butir pernyataan Sikap yang mereka sampaikan :

1. Menuntut Pemerintah RI untuk menghentikan upaya kriminalisasi terhadap Ulama, Aktivis Islam dan Gerakan Dakwah Islam.
2. Menolak rencana pembubaran HTI dan Ormas Islam
3. Meminta kepada pemerintah untuk intropeksi atas kebijakan-kebijakan neoliberal yang menyengsarakan rakyat dan diskrimniasi yang dilakukan terhadap umat Islam, justeru hal tersebutlah yang menjadi pemecah-belah Indonesia.
4. Menuntut kepada Pemerintah untuk membebaskan para ulama dan aktivis Islam yang ditahan dengan tuduhan yang mengada-ngada serta menghentikan proses hukum yang direkayasa terhadap para Ulama.
5. Menyerukan kepada masyarakat untuk turut berjuang bersama pemuda dan mahasiswa Islam melawan setiap kezhaliman dan kesewengang-wenangan rezim terhadap umat Islam, ulama kaum Muslim dan Gerakan Dakwah Islam serta menolak lahirnya rezim represif anti Islam.*** NM

Perwakilan Aliansi Diterima Komisi V DPRD Jabar

Foto : N. Mulyana

Previous Post Next Post