Cara Menghilangkan Pestisida dari Sayur dan Buah dengan Baking Soda

Risalahnews.com,--  Buah-buahan dan sayuran yang tersedia di pasaran saat ini rat-rata mengandung sejumlah pestisida dan pupuk kimia.

Berbagai jenis pestisida digunakan selama penanaman dan kadang-kadang buah-buahan bahkan diperlakukan dengan bahan kimia setelah dipetik untuk membuatnya terlihat menarik.

Memiliki buah-buahan yang mengandung bahan kimia ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Tapi ada cara melindungi keluarga dari bahan kimia berbahaya ini sesuai ilmu pengetahuan.

Seperti dikutip dari Republika online dari laman Times of India, buah-buahan biasa dibersihkan dengan air setelah mendapatkannya dari pasar. Tapi tahukah Anda bahwa hanya menggosok buah dan sayuran dengan air saja tidak akan membantu menghilangkan pestisida dari buah-buahan.

Sesuai ilmu pengetahuan, hanya ada satu produk yang dapat membantu menyingkirkan pestisida dan itu adalah baking soda. Seperti sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Pertanian dan Kimia Pangan, produk umum yang ditemukan di setiap rumah tangga ini dapat membantu membersihkan buah dan sayuran dengan baik.

Saat melakukan penelitian, para ilmuwan mencuci apel dengan tiga produk berbeda bleach atau pemutih, baking soda, dan air ledeng biasa. Peneliti lalu dan melacak jumlah pestisida yang tersisa di dalamnya.

Mereka menemukan bahwa apel yang direndam dalam 1 persen soda kue dan air selama delapan menit memiliki pestisida yang jauh lebih sedikit dibandingkan ketika mereka dicuci dengan produk lain. Setelah 12 hingga 15 menit, ditemukan bahwa semua pestisida dari apel terhanyut.

Sodium bikarbonat atau soda kue adalah produk yang sangat baik untuk memecah dua jenis pestisida, yaitu thiabendazole dan phosmet. Tapi soda kue tidak memiliki efek serupa pada jenis pestisida lain juga. Selain itu, soda kue tidak dapat mencuci pestisida yang telah direndam ke dalam kulit buah.

Jika Anda tidak punya waktu untuk merendam buah dalam soda kue, cukup taburkan beberapa di atasnya bersamaan dengan pencucian normal. Cara lain untuk mengurangi pestisida dalam makanan adalah dengan memilih buah dan sayuran organik.



Buah dan sayur yang paling banyak dilekati sisa pestisida

Penggunaan pestisida sering menimbulkan pro dan kontra di kalangan para petani dan aktivitis pegiat lingkungan, banyak yang mengatakan bahwa residu pestisida yang menempel pada buah dan sayuran bisa menimbulkan masalah pada kesehatan. Jadi, tidak salah jika Anda berpikir bahwa pestisida berbahaya.

Penelitian yang dilakukan oleh Purdue University di Indiana, Amerika Serikat, menemukan bahwa 98% apel mengandung residu atau sisa pestisida dan menempati urutan teratas, urutan kedua ditempati oleh seledri sebanyak 95%. Sayuran dan buah lain yang ada di dalam daftar penelitian ini adalah stroberi, buah persik atau peach, anggur, bayam, paprika, kentang, kale, dan sawi.

Menurut United States Department Agriculture seperti yang dilansir oleh ABC news, residu pestisida sebesar 90% ditemukan pada 8 buah-buahan dan sayuran populer di masyarakat. Penggunaan pestisida di Indonesia menurut Departemen Perlindungan Tanaman Universitas Gadjah Mada (UGM), Andi Trisyono, seperti yang dilansir di Kompas sangat mencemaskan.

Para petani ini memerlukan panduan yang jelas tentang penggunaan pestisida, dosis, dan frekuensi penyemprotan karena mereka tidak memiliki kemampuan literasi untuk memahami label aturan penggunaan pestisida. Akibatnya, mereka menaikkan dosis pestisida delapan kali lipat dari anjuran pemerintah.
Previous Post Next Post